7.66
1. Ringkasan Sub-chapter [Kembali]
Sub-chapter ini membahas tentang register geser jenis Parallel In/Serial Out (PISO) menggunakan IC 74HC165 (atau 74ALS165). IC ini merupakan register geser 8-bit yang dirancang untuk menerima data input secara paralel sekaligus melalui pin P0 hingga P7, lalu mengeluarkan data tersebut secara berurutan satu bit demi satu bit (serial) melalui pin output akhir Q7 (dan komplemennya Q7'). Meskipun di dalamnya terdapat delapan buah Flip-Flop (Q0 sampai Q7) yang saling terhubung, hanya pin output dari flip-flop terakhir (Q7) yang dapat diakses secara eksternal dari luar IC. Selain input paralel, IC ini juga menyediakan pin DS (Serial Data Input) untuk memasukkan data secara serial jika diperlukan.
Operasi utama dari IC 74HC165 dikendalikan oleh pin kontrol SH/LD' (Shift/Load). Berdasarkan tabel kebenaran (function table), proses pengisian data secara paralel (parallel loading) bersifat asinkron, yang artinya begitu pin SH/LD' diberi logika LOW, data yang ada pada pin P0 sampai P7 akan langsung dimuat ke dalam register tanpa memedulikan kondisi sinyal clock (CP) maupun clock inhibit (CP INH). Sebaliknya, untuk melakukan proses pergeseran data secara serial (shifting), pin SH/LD' harus berada pada kondisi HIGH disertai adanya transisi positif atau Positive-Going Transition (PGT) pada pin clock.
Sistem pengetukan pulsa pada IC ini memiliki fitur pelindung berupa pin CP INH (Clock Inhibit) yang berfungsi untuk menghentikan atau mengabaikan efek dari pulsa clock utama. Pergeseran data serial hanya akan berjalan jika CP INH bernilai LOW saat terjadi PGT pada pin CP. Uniknya, peran pin CP dan CP INH dapat saling ditukar karena secara arsitektur internal di dalam IC, kedua sinyal ini dihubungkan melalui gerbang logika OR. Jika salah satu dari kedua pin kontrol clock tersebut bernilai HIGH, maka pulsa pemicu pergeseran data akan otomatis terhambat (inhibited) dan kondisi memori di dalam register tidak akan mengalami perubahan (no change).
Example 1:
Soal: Berdasarkan teks penjelasan Example 7-19, apa syarat mutlak yang harus dipenuhi agar IC 74HC165 dapat melakukan operasi pemuatan data secara paralel (parallel load), dan bagaimana pengaruh pin clock (CP) terhadap operasi tersebut?
Jawaban: Syarat mutlaknya adalah pin kontrol SH/LD' harus bernilai LOW. Karena operasi parallel load pada IC ini bersifat asinkron, data dari pin P0-P7 akan langsung masuk ke dalam flip-flop secara instan, sepenuhnya independen (tidak dipengaruhi) oleh kondisi logika maupun pulsa pada pin CP dan CP INH
Example 2:
Soal: Mengapa peran dari pin CP (Clock Pulse) dan pin CP INH (Clock Inhibit) pada IC 74HC165 dapat dibalik atau ditukar fungsinya untuk menghambat clock?
Jawaban: Peran kedua pin tersebut dapat dibalik karena di dalam struktur internal IC 74HC165, sinyal dari pin CP dan pin CP INH digabungkan menggunakan gerbang logika OR (ORed together). Oleh karena sifat gerbang OR, memberikan logika HIGH pada salah satu pin tersebut akan langsung mengunci output gerbang dan menghambat efek dari pulsa transisi clock.
Problem 1:
Soal: Jika pin SH/LD' bernilai HIGH, pin CP INH bernilai LOW, dan terjadi transisi naik (PGT) pada pin CP, operasi apa yang sedang dilakukan oleh IC 74HC165 dan ke arah mana data bergerak?
Jawaban: IC sedang melakukan operasi Pergeseran Serial (Shifting). Berdasarkan penjelasan Example 7-20, setelah data dimuat dan pin SH/LD kembali HIGH, setiap terjadi PGT pada CP akan membuat data di dalam register bergeser satu posisi ke arah kanan menuju pin output akhir (Q7).
Problem 2:
Soal: Apa yang terjadi pada data di dalam register internal IC 74HC165 jika pin SH/LD' bernilai HIGH, namun pin CP INH juga bernilai HIGH?
Jawaban: Register akan berada dalam kondisi No Change (Tidak ada perubahan). Meskipun terdapat pulsa clock (PGT) yang masuk pada pin CP, logika HIGH pada pin CP INH akan mengisolasi atau menghambat jalannya pulsa memicu tersebut sehingga data lama di dalam register tetap tertahan.
1. Manakah di antara kombinasi input berikut ini yang akan membuat IC 74HC165 melakukan pergeseran data secara serial (Shifting) pada setiap transisi pulsa clock naik (PGT)?
A. SH/LD =LOW, CP INH = LOW
B. SH/LD = HIGH, CP INH = LOW
C. SH/LD = HIGH, CP INH = HIGH
D. SH/LD = LOW, CP INH = HIGH
Kunci Jawaban: B
2. Karakteristik dari operasi pemuatan data paralel (Parallel Load) pada IC 74HC165 adalah...
A. Sinkron, membutuhkan transisi pulsa clock naik (PGT).
B. Sinkron, bergantung pada kondisi logika pin CP INH.
C. Asinkron, terjadi seketika saat pin SH/LD bernilai LOW tanpa bergantung pada clock.
D. Asinkron, hanya mengandalkan pergeseran bit lewat pin DS.
Kunci Jawaban: C
5. Simulasi Rangkaian[Kembali]
Donwload Rangkaian [klik]
Komentar
Posting Komentar