9.32



1. Ringkasan Sub-chapter [Kembali]

Sub-chapter ini membahas tentang Demultiplexer (DEMUX) atau dikenal juga sebagai pembagi data (data distributor). Berbeda dengan Multiplexer (MUX) yang berfungsi memilih salah satu dari beberapa input untuk diteruskan ke satu jalur output, DEMUX melakukan operasi sebaliknya. DEMUX menerima satu jalur input data tunggal dan secara selektif mendistribusikannya ke salah satu dari N jalur output yang tersedia. Jalur output yang aktif ditentukan oleh kombinasi kode biner yang dimasukkan melalui pin pengontrol atau select inputs, yang cara kerjanya mirip dengan sakelar putar mekanis (multiposition switch).

Pada praktiknya, rangkaian DEMUX memiliki struktur logika yang sangat mirip dengan rangkaian decoder (seperti decoder 3-line-to-8-line). Perbedaannya terletak pada pemanfaatan pin kontrol: jalur input data tunggal pada DEMUX dihubungkan ke pin ENABLE pada IC decoder, sementara pin input biner pada decoder dialihfungsikan menjadi jalur SELECT pada DEMUX. Sebagai contoh, IC decoder 74ALS138 dapat digunakan sebagai DEMUX 1-line-to-8-line dengan cara menjadikan salah satu pin enable-nya (G2A' atau G2B') sebagai jalur input data, sementara pin A2 A1 A0 bertindak sebagai penentu kode select.

Salah satu implementasi penting dari kombinasi MUX/DEMUX ini adalah pada Sistem Monitoring Keamanan (Security Monitoring System). Dalam memantau kondisi banyak pintu darurat secara jarak jauh, penggunaan MUX di sisi sensor dan DEMUX di sisi panel indikator LED dapat menghemat jumlah kabel secara signifikan. Alih-alih menarik kabel terpisah untuk setiap pintu, status seluruh pintu dapat dikirimkan secara bergantian (serial) melalui satu jalur data tunggal dan beberapa jalur pengontrol select yang digerakkan oleh sebuah komponen pencacah (counter).

2. Example [Kembali]

Example 1:

  • Soal: Berdasarkan teks, bagaimana cara memodifikasi sebuah IC decoder standard (seperti IC pencari baris) agar dapat berfungsi dan bekerja sebagai sebuah rangkaian Demultiplexer?

  • Jawaban: Cara memodifikasinya adalah dengan memanfaatkan pin ENABLE pada IC decoder tersebut sebagai jalur masuknya data tunggal (Input I), lalu menggunakan pin-pin input alamat biner decoder (seperti A, B, C) sebagai jalur pemilih (SELECT Inputs) untuk menentukan ke output mana data tersebut akan didistribusikan.

Example 2:

  • Soal: Pada contoh kasus sistem monitoring keamanan 8 pintu menggunakan MUX/DEMUX yang dikendalikan MOD-8 counter, apa yang terjadi pada indikator LED nomor 6 jika counter berada pada kondisi biner 110 dan pintu nomor 6 sedang terbuka (open)?

  • Jawaban: Ketika pintu 6 terbuka, sensor menghasilkan logika HIGH. Sinyal ini dilewatkan ke MUX, dibalik menjadi LOW pada jalur transmisi, dan diterima oleh DEMUX. Karena counter bernilai 110 (desimal 6), DEMUX mengaktifkan output O6 menjadi LOW, sehingga LED nomor 6 akan menyala untuk memberi tanda bahaya bahwa pintu tersebut sedang terbuka.

3. Problem [Kembali]

Problem 1:

  • Soal: Sebuah Demultiplexer 1-line-to-8-line memiliki jalur select A2 A1 A0. Jika diberi input kode select sebesar A2 A1 A0 = 000, jelaskan apa yang terjadi pada kondisi output O0 ketika jalur input data I berlogika HIGH, dan ketika berlogika LOW!

  • Jawaban: Dengan kode select 000, hanya gerbang output O0 yang diaktifkan untuk mengikuti input data I (sementara output lainnya tetap tertahan HIGH). Oleh karena itu, jika input data I berlogika LOW, maka output O0 akan ikut menjadi LOW. Jika input data I berlogika HIGH, maka output O0 akan ikut menjadi HIGH.

Problem 2:

  • Soal: Sebutkan keuntungan utama penggunaan kombinasi MUX/DEMUX pada sistem pengiriman data jarak jauh (seperti pemantauan status pintu industri) dibandingkan dengan metode pengkabelan konvensional secara paralel!

  • Jawaban: Keuntungan utamanya adalah menghemat jumlah kabel fisik yang harus ditarik dalam jarak jauh. Melalui teknik pengiriman data secara serial satu per satu (sekuensial), sistem monitoring 8 pintu hanya memerlukan 4 jalur kabel saja (1 jalur data + 3 jalur select dari counter), dibandingkan sistem konvensional yang membutuhkan minimal 8 jalur kabel terpisah.

4. Pilihan Ganda[Kembali]

1. Pernyataan manakah yang paling tepat dalam mendeskripsikan perbedaan mendasar antara fungsi kerja Multiplexer (MUX) dan Demultiplexer (DEMUX)?

  • A. MUX mengubah data digital menjadi analog, sedangkan DEMUX mengubah data analog menjadi digital.

  • B. MUX memilih satu dari beberapa input untuk diteruskan ke satu output, sedangkan DEMUX menyalurkan satu input ke salah satu dari beberapa jalur output.

  • C. MUX berfungsi sebagai media penyimpanan data sementara, sedangkan DEMUX berfungsi menghapus data memori.

  • D. MUX hanya bekerja menggunakan sinyal clock asinkron, sedangkan DEMUX wajib menggunakan sinyal clock sinkron.

  • Kunci Jawaban: B

2. Jika kita mengoperasikan IC Decoder/Demultiplexer 74ALS138 dengan memberikan kode biner sebesar 000 pada pin SELECT (A2 A1 A0), maka jalur output manakah yang status logikanya akan bergerak mengikuti fluktuasi sinyal data input?

  • A. Output O7

  • B. Output O4

  • C. Output O1

  • D. Output O0

  • Kunci Jawaban: D

5. Simulasi Rangkaian[Kembali]



 

 

Komentar